Jumat, 08 Feb 2019, 13:46:02 WIB, 374 View Administrator, Kategori : Info Daerah

(KIM Asabri) Jum' at (8/2/2019) Dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Kelompok Ifnormasi Masyarakat (KIM) se Jawa Timur yang diadakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Propinsi Jawa Timur di Hotel Santika Premiere Jala Raya Gubeng No. 54 Surabaya pada hari Kamis, 07/02/2019 salah satu narasumbernya adalah Bapak Mukjizat, S. Sos, M. Si yang merupakan Kepala Seksi Dit. Perencanaan Anggaran Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI. 

Materi yang beliau sampaikan adalah tentang Penyusunan Renja OPD Kominfo Kota/Kab Untuk RKPD Tahun 2020 Terkait Kegiatan Kelompok Informasi Masyarakat, "bahwa secara garis besar Kegiatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) bisa mendapatkan alokasi anggaran dari Dana Desa bagi KIM yang ada di wilayah Desa dan dengan Dana Kelurahan bagi KIM yang ada di wilayah Kelurahan, hal tersebut sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2014 Jo. Permendagri No. 86 Tahun 2017," tutur Mukjizat.

"Namun semuanya tidak serta merta langsung bisa dicairkan dan dikelola, tentu harus meliwati syarat dan tahapan - tahapan tertentu yang kesemuanya disesuaikan dengan tata aturan yang ada, tidak kalah penting harus ada legalitas formal dari kelompok informasi masyarakat tersebut, akan lebih terstruktur dan jelas arahnya saat kegiatan kelompok informasi masyarakat masuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJPMD) Kota/Kabupaten setempat yang sudah barang tentu harus disesuaikan dengan visi dan misi Pemerintah Kota/Kabupaten dalam menentukan arah kebijakan dan arah pembangunan wilayahnya,"  tambah beliau.

Maka untuk menyongsong tahun 2020 jika berharap Kelompok Informasi Masyarakat bisa memperoleh alokasi Dana Desa dan Dana Kelurahan tentu mulai sekarang harus mempersiapkan diri dengan penataan administrasi dan legalitas formalnya, aktifitas kegiatan dan dokumentasi kegiatan, program kerja yang benar - benar mendukung pemberdayaan masyarakat serta program - program pemerintah daerah yang terkait dengan teknologi informasi, sehingga KIM tidak hanya bisa membuat dan menulis artikel berita, akan tetapi benar - benar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dengan pemberdayan teknologi informasi yang lebih baik lagi.





Tuliskan Komentar