Jumat, 17 Jul 2020, 20:55:18 WIB, 72 View KKN BBM Unair62 227, Kategori : KKN-BBM 62 Universitas Airlangga

COVID-19 menjadi pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia. Penyebabnya adalah Coronavirus yang merupakan suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Beberapa jenis coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

COVID-19 dapat menyebar terutama dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terinfeksi COVID-19 batuk, bersin atau berbicara. Percikan-percikan ini dapat menempel di benda dan permukaan lainnya di sekitar orang seperti meja, gagang pintu, dan pegangan tangan. Orang dapat terinfeksi dengan menyentuh benda atau permukaan tersebut, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka. Inilah sebabnya penting untuk mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air bersih mengalir, atau membersihkannya dengan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol. Sehingga kini kebutuhan masyarakat terhadap cairan antiseptic meningkat. Untuk menghemat pengeluaran pembelian cairan antiseptik, kita bisa membuat sendiri cairan antiseptic tersebut dari bahan alam, seperti daun sirih.

Diketahui bahwa daun sirih dari tanaman Piper betle Linn. telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk misalnya sebagai obat kumur dan pengobatan luka. Ekstrak daun sirih didapat dengan cara penyarian dengan air panas. Mengutip dari Majalah Farmasi Indonesia (2006), hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sediaan gel antiseptic dari daun sirih yang dihasilkan berwarna kuning pucat. Uji replika menunjukkan bahwa pada kadar ekstrak 15%, jumlah koloni yang tumbuh setelah pemakaian berkurang sampai dengan 50%. Sedangkan kadar 25% menunjukkan tidak adanya pertumbuhan mikroorganisme pada media. Hasil uji replika juga menunjukkan bahwa sediaan dengan kadar ekstrak daun sirih 15 % tidak berbeda bermakna dengan sediaan etanol.

CARA PEMBUATAN HANDSANITIZER ALAMI

Alat dan Bahan :

  • Bahan :

50 gram daun sirih hijau

Air Jeruk nipis

Aquadest atau air matang

  • Alat :
  • Timbangan
  • Botol spray
  • Gelas ukur
  • Panci pengukus / steamer
  • Talenan
  • Baskom
  • Saringan
  • Pisau
  • Gunting

Cara pembuatan :

  1. Menimbang daun sirih sebanyak 50 gram. Sebelum ditimbang, cuci daun sirih terlebih dahulu kemudian ditiriskan.
  2. Daun sirih dipotong kecil-kecil di dalam wadah baskom.
  3. Menambahkan air matang kira-kira 200 ml sampai sirih terendam.
  4. Menyiapkan panci / steamer berisi air. Letakkan diatas kompor dengan api kecil,
  5. Masukkan wadah baskom yang berisi sirih dan air kedalam steamer.
  6. Panaskan pada suhu 90 derajat Celcius selama 15-30 menit.
  7. Sambil menunggu, dapat kita siapkan air jeruk nipis. Potong 2-3 buah jeruk nipis, kemudian peras. Supaya didapatkan hasil yang jernih, sebaiknya saring air jeruk terlebih dahulu dengan menggunakan kertas saring/kain untuk menyaring.
  8. Dinginkan rebusan daun sirih, kemudian disaring.
  9. Apabila volume ekstrak yang didapatkan kurang dari 200 ml, maka tambahkan air matang sampai didapatkan volume 200 ml.
  10. Untuk pembuatan 100 ml hand sanitizer, dibutuhkan :

40 ml ekstrak daun sirih

5 - 10 ml air perasan jeruk nipis yang telah disaring

50 - 45 ml aquadest

  1. Kemudian aduk hingga tercampur rata, bila diperlukan saring dengan kertas saring kembali, dan masukkan ke dalam botol semprot.
  2. Handsanitizer siap digunakan

Handsanitizer dapat disimpan 2 minggu hingga 4 minggu apabila digunakan air yang telah direbus pada pembuatan ekstraknya. Hal lain yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah sediaan masih baik, bisa diamati dari bau, warna, dan apakah ada perubahan fisik dari sediaan tersebut; misalnya apakah ada endapan atau ada partikel yang melayang.

 

Video Tutorial Pembuatan Handsanitizer : https://youtu.be/rTZxUzll5yI

 

Pustaka :

Sari, Retno dan Dewi Isadiartuti. 2006. Studi efektivitas sediaan gel antiseptic tangan ekstrak daun sirih (Piper betle Linn.). Majalah Farmasi Indonesia. 17(4) : 163-169.

World Health Organization. Pertanyaan dan jawaban terkait Coronavirus. https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa-for-public





Tuliskan Komentar