Sabtu, 09 Mar 2019, 15:43:58 WIB, 304 View Administrator, Kategori : Warta Warga

(KIM Asabri) Sabtu (09/03/2019) Kecamatan Sananwetan memiliki potensi - potensi yang layak untuk di kedepankan, yang bisa menjadi pendamping dari wisata - wisata unggulan di Kota Blitar, ada Sumber Lestari, Kampung Opak Gambir, Kampung Botol, Sumber Bawuk, Kampoeng Cyber dan Gedog Patria Outbond yang tersebar disetiap kelurahan yang ada di Kecamatan Sananwetan.

Camat Sananwetan Heru Eko Pramono dengan didampingi staff dan juga perangkat kelurahan yang ada di Kecamatan Sananwetan melakukan studi komparasi untuk menimba ilmu tentang bagaimana mengelola pariwisata dengan konsep pemberdayaan masyarakat ke Agro Wisata Puspo Jagat, dari kegiatan tersebut diharapkan konsep - konsep pengelolaan kampung - kampung wisata di Kecamatan Sananwetan benar - benar bisa mengedepankan "pemberdayaan agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut".

"Dari kampung - kampung wisata dan rintisan obyek wisata di Kecamatan Sananwetan memang diharapkan memiliki konsep dengan visi dan misi yang jelas, sehingga dalam pengembangan dan pengelolaannya terstruktur dan memiliki arah jelas dan berkelanjutan, sehingga tidak menjadi program instan yang hanya karena dampak dari sebuah "efek helo" saat melihat wilayah lain sudah existing," jelas Heru Eko Pramono.

"Dengan pemberdayaan masyarakat tentu akan mendapatkan hasil lebih baik karena masyarakat di obyek wisata tersebut akan tumbuh rasa memiliki sebagai sebagai pelaku, bukan menjadi tamu dan penikmat di wilayahnya sendiri, dan pemerintah tentunya akan terus memberikan pendampingan sehingga program dan hasil kegiatannya akan memiliki keberlanjutan, " tambah Camat Sananwetan.

Salah satu rencana adanya obyek wisata di Kelurahan Gedog yang mirip dengan Agro Wisata Puspa Jagat adalah Gedog Patria Outbond yang diharapkan bisa menjadi salah satu obyek wisata unggulan di Kota Blitar harus sudah mempersiapkan diri mulai sekarang, dengan keterlibatan masyarakat secara langsung tentu akan menjadikan obyek wisata ini memiliki tata kelola yang baik, sehingga nantinya ketika benar - benar sudah berjalan tidak terjadi masalah, maka dengan pelaksanakan studi komparasi ini diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam lagi tentang pengelolaan sebuah obyek wisata berbasis pemberdayaan masyarakat. 





Tuliskan Komentar