Sabtu, 22 Feb 2020, 21:28:50 WIB, 85 View Administrator, Kategori : Info Daerah

(KIM Asabri) Sabtu (22/02/2020) Bencana Angin Puting Beliung yang melanda Kota Blitar pada hari Jum' at (21/02/2020) membawa dampak yang begitu besar, pohon - pohon banyak yang tumbang di hampir seluruh Wilayah Kota Blitar. Hujan deras dengan disertai angin kencang yang terjadi sehari sebelumnya mengakibatkan lampu padam hingga malam, hal ini dikarenakan banyaknya pohon yang tumbang baik itu ditengah jalan ataupun yang menimpah rumah penduduk dan area persawahan.

Tidak terkecuali wilayah Kecamatan Sananwetan yang juga kena imbas dari kejadian tersebut, dan pagi ini tahu mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai Camat Sananwetan Heru Eko Pramono, S. STP melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik lokasi yang belum selesai atau bahkan belum sempat tertangani pada hari Jum' at kemaren. Pohon - pohon yang tumbang untuk titik - titik di jalan utama sudah di tangani oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar dengan dibantu dari Team Relawan dan OPD Pemerintah Kota Blitar.

Namun untuk wilayah - wilayah yang berada di area pemukiman masyarakat di Kecamatan Sananwetan dan tentunya juga masyarakat Kelurahan Gedog  melaksanakan kerja bakti dengan gotong royong untuk membersihkannya dampak dari hujan derah yang disertai angin, untuk wilayah Kelurahan Gedog hasil dari pendataan rekan - rekan Keltana Gedog ada beberapa pohon yang tumbah di Jalan Bridjen Katamso, Jalan S. Supriyadi, Jalan Suryat, Jalan Pemuda Sumpono dan Jalan Piere Tendean, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Heru Eko Pramono saat ditemui KIM Asabri berpesan "bahwa masyarakat harus tetap hati - hati dan waspada pada musim penghujan saat ini, potensi hujan dengan disertai angin di wilayah Kecamatan Sananwetan masih sangat besar, sehingga agar resiko bencana dapat diminimalisir maka kewaspadaan harus terus ditingkatkan  dan fungsi Kader Keltana ditiap Kelurahan tentu harus berperan maksimal dalam penanggulangan resiko bencana yang terjadi dengan pemetaan terhadap potens- potensi bencana yang ada di wilayah masing - masing dan tetap berkoordinasi aktif dengan Pemerintah setempat yaitu Kelurahan".





Tuliskan Komentar